Erlin Herlina : Wedding Hunter

Senin, 06 Mei 2019

Wedding Hunter


Satu persatu teman-temanku sudah dipertemukan dengan jodohnya masing-masing. Hampir setiap minggu, weekendku habis dengan memenuhi undangan. Bahagia sekali rasanya bisa melihat mereka tersenyum bahagia bersama orang-orang yang dicintainya. Selagi ada umur Panjang, rezeki yang melimpah, insyaallah jika diberi kesempatan untuk menghadiri undangan dimanapun itu lokasinya ku kan datang walaupun sendirian (eh jadi curcol kan wkwk). Ssst, kadang ku ga sendirian kok kalau kondangan. Alhamdulillah masih ada partner tersetia (padahal mah ibukuuu hihiii). Paling asyik itu kondangan bareng temen-temen, udah kaya reuni kalau kondangan bareng temen tuh hihiii.
Dengan siapapun kita kondangan, sendiri juga bisa selagi lokasinya bisa ditempuh oleh angkutan umum hihiii (maklum ngga ada yang jemput wkwk). Biasanya undangan datang dari minggu ke minggu. Minggu ini kondangan, minggu ini juga dapet surat undangan.

                Tiap minggu kondangan sampe rekan kerja memberikan sebutan “wedding hunter”. Temen kuliah pun seperti itu, “mau kondangan lin? kodangan lagi ka?” hihihihiii. Kondangan is my weekend activities (wkwk). Bagiku kondangan itu banyak banget hal positifnya lho. Pertama, kita sudah tau kan kalau memenuhi undangan itu sunnah. Itu point utama kondangan yaaa… selain itu, kondangan juga merupakan sebuah jalan untuk mempererat tali silaturahim. Kita bisa berjumpa dengan saudara-saudara kita yang jauh disana. Kita dapat bersua bersama teman-teman lama kita. Atau bahkan kita bisa bertemu dengan orang baru. Tapi hati-hati ya, kita juga harus bisa menjaga batas-batas kita. Makan, point ketiga dalam kondangan. Icip-icip masakan yang telah dihidangkan. Kalau kondangan pulang ngampus tuh enak, jadi ga usah makan lagi di rumah hihiii.

                Alhamdulillah ya. Dari mulai dateng ke kondangan sampai yang nikah udah diberi momongan ku masih seperti ini wkwk. Tapi percayalah semua akan indah pada waktunya. Mari kita isi kegiatan kita dengan yang bermanfaat, kondangan misalnya hihiii. Beberapa souvernir ku koleksi dari berbagai undangan dimana-mana. Surat undangan pun kalau dikumpulin mah numpuk yang ada hehe. Jadi kapan ya namau tertulis disurat undangan pernikahan (astagfirullah, mulai deh baper huhuuuu). Wahai kaum adam, jika kamu sudah meliki niat baik maka segeralah datang temui ayah ibunya (halalin boy wkwk).

                Kondangan yang paling berkesan tuh, ketemu temen atau saudara jauh. Ketemu someone sepertinya nyenengin juga (eits, someone siapa oy hihiii). Hal yang paling menegangkan saat kondangan, ikut menyaksikan akad nikah. Orang lain yang nikah, kita yang deg-degan hihiii. Normal lah ya, manusiawi. Selain deg-degan, air mata pun jatuh membasahi pipi (dalem hati, yah luntur nih bedak kita wkwk). Moment sungkeman (kalau ada), moment ini juga bikin air mata bercucuran. Eits, moment bahagianya pun tentu ada dong dalam kondangan. Saat ada acara saweran, mayan kan kalau gope-gope juga. Lempar bunga? Belum pernah dapet kalau soal ini. Katanya sih, kalau kita dapet lemparan bunganya, mitosnya kita bakan segera menyusul ke pelaminan juga (woooowww).

                Menurutku ada mitos yang lebih aneh lagi. Katanya kalau kita diam-diam nyuri bunga melati sang penganten kita juga bakan segera menyusul ke pelaminan. Wkwk, entahlah mitos mah ada-ada aja yaaa. Doain ya teman, semoga yang nulis tulisan ini segera dipertemukan dengan jodohnya. Agar separuh agamanya bisa terlengkapi (eaaaakkkk) eh aamiin…
Sebenarnya pengen banget nulis tuh yang banyak, tapi ini lagi usaha kok biar sekali nulis dapet beberapa halaman. Makanya harus banyak membaca, biar kosakatanya bertambah (berlaku buat diriku sendiri)…

Dadah, wassalam ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar